kebiasaan di krl - Anak Kereta
KRL Lyfe Tips

6 Kebiasaan di KRL yang Tanpa Sadar Bikin Penumpang Lain Nggak Nyaman

KRL sekarang udah jadi alat transportasi andalan para kaum urban dan sub-urban. Walaupun kenyataannya desak-desakan, tapi alat transportasi ini tetap jadi pilihan utama bermobilisasi, terutama untuk mereka yang mau cepat tanpa kejebak macet.

Yah, namanya juga transportasi andalan, murah, pasti banyak juga dong jumlah penumpangnya. Karena banyak yang naik kereta, banyak juga tipe penumpang yang ditemuin. Mulai dari yang punya hati selembut kain abis dicuci pake molto, sampai yang nggak punya hati tapi minta jantung. Dari yang cantik kayak Chelsea Islan abis keramas, sampai yang keliatan nggak mandi seminggu. Dari yang kelakuannya bener, sampai yang bikin geleng-geleng kepala.

Nah dari kelakuan-kelakuan para penumpang, ada beberapa kebiasaan tanpa sadar yang biasa dilakuin di dalam KRL lho, tapi sebenarnya bikin penumpang lain nggak nyaman. Apa aja hayooo?

Ngegosip

gosip - anak kereta

Emang sih, zaman sekarang hidup bagaikan tanpa garam kalau sehari nggak ngejulid-in hidup orang. Mau hidup si bos di kantor, hidup temen di social media, ataupun orang nggak kenal yang baru aja papasan di jalan. Tapi please deh ya, kalo mau ngegosip coba inget tempat gitu. Ini di kereta lagi desek-desekan masih sempet-sempetnya ngegosip. Tau nggak sih? Selain bikin nggak nyaman penumpang lain, ngegosip di tempat umum juga bisa bikin image kamu jelek, lho.

Coba bayangin. Kalau misalnya ada cowok/cewek yang tertarik sama kamu di dalam KRL. Terus pas denger kamu ngegosip kenceng-kenceng eh malah bikin dia ilfeel. Kan sayang, ya. Siapa tau itu orang jodoh kamu. Ya nggak?

Terlalu Fokus sama Gadget

main gadget - anak kereta

Bisa dibilang, mereka yang masih bisa mainin gadget pas desek-desekan di dalam kereta tuh hebat banget. Eh saking hebat dan tingkat fokusnya tinggi, sampe nggak sadar kalau tangan dan gadget mereka bersandar di punggung penumpang lain dan bikin risih. Mau dibilangin, tapi gimana ya takut dia gigit. Intinya, terlalu fokus sama gadget bikin kamu jadi kurang peka sama sekitar.

Menelpon dengan Suara Kencang

angkat telpon di KRL - Anak Kereta
source: https://anunstoppablejourney.com

Di beberapa negara maju, mengangkat telepon ketika dalam transportasi umum itu nggak sopan. Apalagi jika menggunakan suara yang kencang. Alasannya? Ya apa lagi kalau bukan bikin penumpang lain nggak nyaman. Wong abis pulang kerja, capek, mosok iya harus disuruh denger orang telepon teriak-teriak?

Makan Ngecap

source: www.thebeautyoftravel.com

Waini nih. Pasti udah pada tau dong kalo makan adalah hal yang dilarang di dalam transportasi umum seperti kereta commuter line dan trans Jakarta. Tapi ya namanya juga orang Indonesia, peraturan belum afdal kalo belum dilanggar. Pasti deh ada yang curi-curi buat makan di dalam kereta. Dari makan mpek-mpek, sampe makan permen. Bahkan, ada yang makannya bunyi. Hmm, kalo suara ngecapnya bagaikan suara Celine Dion lagi nyanyi sih nggak masalah, ya.

Menggerai Rambut

source: www.scmp.com

Untuk para kaum wanita, sekali lagi perlu diingat bahwa kereta bukan ajang casting iklan sampo. Percaya deh, nggak ada yang merhatiin rambut kamu bagus pas lagi desek-desekan di dalam kereta. Daripada menggerai rambut yang malah bikin penumpang lain nggak nyaman karena rambut kamu terbang-terbangan kena angin kipas, mending dikuncir aja.

Baca juga: 3 Rekomendasi Buku yang Asik Dibaca di KRL

Ngeluh

Nah loh…

Biasanya, yang langganan ngeluh adalah mereka yang masih newbie di dunia perkeretaan commuter line. Jadi kaget gimana gitu. Disenggol dikit, “Aduh”. Ada yang mau masuk kereta di setiap stasiun, “Aduh Mbak di dalem udah penuh”. Ada yang mau turun, “Aduh jangan dorong-dorongan kenapa sih?! Sakit tau!”. Ya intinya, kalo yang udah veteran di dunia perkeretaan commuter line ngalamin ini, paling dalam hati cuma bilang, “Udah… nikmatin aja.” Karena apa? Karena mau ngeluh seheboh apa pun, nggak akan bikin kereta yang kamu naikkin langsung kosong melompong.

Jadi gitu, Gaes. Intinya mah banyak-banyak bersyukur aja. Namanya juga transportasi umum, yang naik nggak cuma kamu, dan bayarnya pun murah meriah.

Walaupun ada pepatah bilang:  “You pay peanut, you get monkey”, tapi bukan berarti bisa berlaku seenaknya, ya. Ada etika yang harus dipatuhi karena kita berbagi fasilitas umum dengan orang lain. Dan udah seharusnya kita sesama pengguna transportasi umum berkelakuan baik demi kenyamanan bersama.

Ingat, sebagus apa pun sistem transportasi umum yang diterapkan, nggak akan berjalan lancar tanpa didukung mental dan kelakuan yang baik dari para penumpangnya.

Nah, itu dia kebiasaan di KRL yang tanpa sadar bikin penumpang lain nggak nyaman. Sebaiknya jangan dilakuin saat kondisi KRL lagi penuh-penuhnya. Kamu pernah ngalamin? Atau ada yang mau nambahin? Tulis di kolom komen, ya. Kita sharing. 

1 thought on “6 Kebiasaan di KRL yang Tanpa Sadar Bikin Penumpang Lain Nggak Nyaman”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *