MRT Jakarta - Anak Kereta
News

MRT Resmi Beroperasi, Jakarta Kini Punya Rasa Baru!

Bulan Maret jadi bulan penuh cinta nih, khususnya untuk Anak Kereta. Gimana enggak? Beberapa transportasi umum berbasis rel satu langkah lagi akan resmi beroperasi untuk memudahkan mobilisasi masyarakat ibu kota. Sebut saja MRT Jakarta dan LRT, yang bulan ini telah melakukan trial run atau uji coba gratis. Trial run kedua transportasi ini sukses menjaring antusiasme warga Jakarta, lho, bahkan hingga warga kota-kota penyangganya seperti Bogor, Bekasi dan Tangerang.

Uji coba MRT Jakarta

Memang harus diakui, khususnya MRT Jakarta, perjalanan yang memakan waktu lama untuk merealisasikan moda transportasi ini telah memetik hasil yang manis. Sebagai warga ibu kota pun, Anak Kereta bangga banget.

Kok bangga? Kan di negara lain MRT udah biasa tuh.

Gini ya netizen yang budiman dan pakdiman, justru karena di Indonesia dari dulu belum ada MRT dan sekarang sudah ada, makanya kita harus bangga. Kan suatu kemajuan, toh? Lagi pula, dengan adanya MRT Jakarta, banyak hal-hal positif yang kita dapat dan berefek pada kondisi Jakarta. Jakarta sekarang punya rasa baru!

Rasa baru apa tuh?

Penasaran kan Jakarta rasa baru gimana? Nih, simak ya supaya kita jadi semakin bangga.

Rasa Baru Pertama: Mobilisasi Jadi Lebih Mudah

Sebelum adanya MRT, Jakarta sudah punya KRL dan Trans Jakarta. Keduanya pun memiliki banyak rute sehingga bisa menjangkau banyak daerah. Namun, kedua jenis transportasi ini memiliki kemungkinan lebih besar dalam hal keterlambatan waktu. KRL bisa terlambat karena banyak hal: pergantian jalur dengan kereta bandara dan kereta jarak jauh, gangguan persinyalan, hingga hal-hal tak terduga lain seperti anjlok. Trans Jakarta bisa terlambat karena kemacetan ibu kota. Mari jangan naif, walaupun punya jalur sendiri, tetapi hambatan bisa muncul kapan pun mengingat jalur Trans Jakarta masih berada di jalan raya tempat kendaraan lain juga melintas.

Bagaimana dengan MRT Jakarta?

MRT Jakarta sudah punya jalur sendiri. Jalur sendiri yang berada di bawah tanah dan di atas tidak dibagi-bagi dengan kendaraan lain. Sehingga kecil kemungkinan terlambat kecuali memang ada kendala teknis.

Rasa Baru Kedua: Budaya Bertransportasi Umum yang Lebih Baik Terbentuk

Menurut kamu, kenapa sih orang-orang malas naik transportasi umum dan lebih menggunakan kendaraan pribadi. Mayoritas pasti menjawab karena naik transportasi umum di Indonesia itu merepotkan dan nggak nyaman. Ya walau ada alasan lain yang acceptable seperti lokasi yang ingin mereka tuju masih belum terjamah tranportasi umum. Namun alasan yang paling umum terlontar adalah karena rasa ketidaknyamanan.

Nah, kira-kira apa sih bikin transportasi umum di Indonesia masih nggak nyaman?

Maintenance dan sistem? Hmmm, dulu mungkin iya, tapi sekarang beberapa sistem transportasi umum di Jakarta seperti KRL dan Trans Jakarta sudah mengalami kemajuan, lho.

Lantas, apa dong?

Salah satu hal yang membuat transportasi umum di Indonesia masih kurang nyaman adalah perilaku masyarakatnya itu sendiri. Budaya bertransporasi umum di Indonesia masih rapor merah. Nggak percaya? Coba lihat gimana mayoritas penumpang KRL tidak memberikan kesempatan untuk penumpang yang turun terlebih dahulu. Coba lihat masih ada penumpang yang makan dan minum, berbicara keras di dalam kereta, tidak mau memberikan kursi prioritas, hingga masih sulit tertib menggunakan eskalator dengan menggunakan sisi sebelah kiri untuk diam dan sisi kanan untuk mendahului.

First of all, kita harus sadar bahwa mengubah budaya yang sudah terbentuk sejak lama itu sulit. Namun, sulit bukan berarti tidak bisa, hanya saja butuh waktu. Sebagai orang yang punya concern dengan budaya bertransportasi umum masyarakat Indonesia, Anak Kereta mau kasih apresiasi untuk MRT Jakarta yang bahkan sebelum dioperasikan pun sudah menyebarkan kesadaran dan mengajak masyarakat untuk berperilaku baik dan tertib bertransportasi umum melalui media sosial dan sosialisasi langsung saat trial run.

Dari situ jadi pembelajaran deh, bahwa memang masih banyak masyarakat yang belum aware terhadap adab dalam menggunakan transportasi umum dan tugas kita sebagai orang yang sudah tau pun wajib mengingatkan.

Sekarang, masyarakat Indonesia terutama Jakarta telah belajar hal baru nih untuk jadi lebih tertib dalam bertransportasi umum. Ya walaupun memang butuh waktu yang nggak sebentar, ya. Namun, dari sinilah revolusi budaya terjadi untuk masa depan transportasi umum yang lebih nyaman. Salut deh sama MRT Jakarta dan warga Jakarta yang mau belajar!

Nah, itu dia Jakarta rasa baru yang tercipta dari hadirnya Mass Rapid Transit atau MRT. Kamu sudah coba belum? Besok sudah mulai beroperasi, lho

3 thoughts on “MRT Resmi Beroperasi, Jakarta Kini Punya Rasa Baru!”

  1. Mantap, dengan adanya MRT membuat jakarta terasa seperti Singapore.

    Tak dipungkiri saya sendiri saat tandang ke Jkt lebih suka naik transportasi umum, jauh lebih efisien, dan lebih cepet.

    Bravo Anak kereta, tulisanya mantap..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *