Spot Haram di KRL
KRL Lyfe Tips

Spot Haram di KRL yang Sebaiknya Dihindari

Naik KRL pada jam-jam sibuk memang butuh keberanian dan tekad yang kuat. Coba bayangin, kamu harus bersaing dengan orang-orang yang berangkat maupun pulang kerja, yang mana populasinya juga luar biasa besar. Kalau kamu pernah liat KRL jurusan Angke ketika pagi atau KRL jurusan Depok/Bogor saat sore menjelang malam, pasti kamu setuju bahwa persaingan memperebutkan satu-dua jengkal lantai kereta pada waktu-waktu genting tersebut sangatlah menguras tenaga dan emosi. Udah nggak lagi tuh mikirin dapat tempat duduk, masuk ke dalam kereta aja udah bersyukur. Eh tapi masuk ke dalam kereta nggak menjamin kamu nggak kesiksa selama perjalanan, apalagi kalau kamu berdiri di spot-spot haram di KRL.

Jadi apa sih spot haram di KRL itu? Spot haram di KRL itu adalah spot-spot yang bisa bikin kamu nggak nyaman saat ada di KRL, apalagi kalau kondisi KRL sedang penuh-penuhnya. Makanya, kalau udah masuk KRL, coba perhatiin sekeliling lagi, apakah kamu udah berdiri di tempat yang aman atau belum. Biar kamu tetap nyaman dan nggak makin tersiksa saat desak-desakan, kenali ya spot-spot haram di KRL ini.

Di Depan Pintu

Jangan ngehalangin jalan ya, Gaes.

Please, don’t. Jangan berdiri persis di depan pintu KRL. Selain menghalangi penumpang lain yang ingin naik dan turun, berdiri di depan pintu KRL bisa sangat membahayakan kamu.Kamu bisa terdorong keluar kalau penumpang yang ingin turun jumlahnya banyak, kayak di Stasiun Sudirman.

Alternatif tempat: di sisi pintu

Berdiri di sisi pintu masih aman, karena kamu nggak menghalangi penumpang lain yang ingin turun maupun naik.

Kabin Masinis

Liatin kabinnya aja, jangan masinisnya.
source: commuter channel youtube

Karena kita penumpang, jadi dilarang masuk kabin masinis. Nggak mau kan udah lama-lama nunggu, terus pas masuk ke kabin masinis malah kena semprot petugas? Ya kecuali kamu masinis atau asistennya sih. Ya gapapa.

Alternatif tempat: di belakang gerbong masinis.

Ya pokoknya bukan di dalam gerbong masinis.

Di Bawah Speaker

Masuk KRL yang penuh dan kebawa arus sampai tiba di bawah speaker? Duh, itu sih dijamin menderita. Sabar-sabarin si telinga karena akan selalu mendengar suara pengumuman yang menggema selama di dalam KRL. Kalau masih ada kesempatan untuk geser ke tempat lain, mending geser ya. Kalau kondisi KRL udah kayak pepes banget, mau nggak mau kamu sumpel telinga aja pakai earphone.

Alternatif tempat: nggak di bawah speaker.

Ya pokoknya bukan di bawah speaker deh.

Di Bawah Langit-langit KRL yang nggak ada kipas/AC

Desek-desekan, sumpek, dan lebih apes lagi kalau berdiri di bawah langit-langit yang nggak ada kipas/AC-nya. Asli, pasti keringetan karena panas. Sama kayak ketika kamu kegeser sampai ke bawah speaker, kalau kamu kedapetan spot haram ini mendng langsung geser. Kalo nggak bisa, ya sabar yaaaaaaa. Banyak-banyak ingat Tuhan.

Alternatif tempat: nggak di bawah langit-langit yang nggak ada kipas/AC-nya.

Ya pokoknya cari lapak yang kena kipas/AC. Walaupun penuh, tapi tetep bisa napas dengan nyaman.

Itu dia spot-spot haram di KRL yang sebaiknya kamu hindari, ya. Semoga ketika naik kereta lagi, kamu udah bisa menempatkan diri di posisi yang aman & nyaman. Ya walaupun kenyataannya kalau lagi rush hour agak mustahil sih. Ya pokoknya yang penting udah mengedukasi diri sendiri dengan menyadari spot-spot haram di KRL.

Sekian tips naik KRL kali ini. Gue, yuntango sebagai Anak Kereta pamit diri. Sampai jumpa di artikel berikutnya!

Btw, kalo kamu punya spot haram lainnya di KRL, coba share di kolom komen, ya. Thank you!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *