covid 19
News

Upaya Transportasi Umum di Jakarta Menekan Penyebaran COVID-19

Virus Corona sudah ditetapkan sebagai pandemi global oleh WHO. Persebaran yang sudah meluas, beberapa negara yang sudah memberlakukan lockdown membuat geger warga dunia. Namun, life must go on. Panik jangan, waspada harus. Meminimalisir aktivitas di tengah kerumuman memang disarankan, tetapi aktivitas sehari-hari harus tetap berjalan. Terlebih belum banyak perusahaan yang menerapkan sistem kerja jarak jauh atu work from home. Maka dari itu, adanya trasnportasi publik masih dibutuhkan dalam menjalankan kegiatan sehari-hari, termasuk commuting.

Tapi bagaimana supaya aman bercommuting? Selain menjaga kesehatan, sering cuci tangan dan menggunakan masker jika sedang sakit dan masa pemulihan, upaya mencegah penyebaran virus corona tidak akan maksimal tanpa kontribusi dari perusahaan trasnportasi umum. Untungnya, beberapa perusahaan transportasi umum cepat tanggap dalam upaya pencegahan virus COVID-19 ini. Apa saja yang mereka lakukan? Yuk cek di bawah ini!

MRT Jakarta

Dalam upaya mencegah penyebaran virus corona, pihak MRT Jakarta menyediakan hand sanitizer di beberapa titik di semua stasiun. Selain itu, diterapkan juga pemeriksaan suhu tubuh penumpang yang saat masuk stasiun. Jika penumpang memiliki suhu tubuh sama atau di atas 38 derajat celcius, maka penumpang tersebut tidak boleh masuk dan disarankan untuk memeriksaan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.

Oiya, dan karena pemeriksaan suhu ini dilakukan di pintu masuk dan berbarengan dengan pemeriksaan tas, jadi jangan heran kalau antrean masuk stasiun jadi sedikit lebih mengular, ya.

Oiya, social distancing/Physical Distancing juga diberlakukan di dalam kereta, lho.

Dan berita yang terbaru, mulai tanggal 1 April 2020, MRT Jakarta sementara tidak melayani pembelian Kartu Jelajah Tunggal (Single Trip Ticket). Hal ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19. Namun, untuk Kartu Jelajah Berganda (Multi Trip Ticket) dan kartu e-money bank masih bisa digunakan.

Commuter Line

Dalam upaya mencegah penyebaran virus COVID-19, commuter line menugaskan on trip cleaning untuk membersihkan saat rangkaian kereta sedang beroperasi. Sedangkan saat sedang tidak beroperasi, rangkaian kereta dibersihkan di dipo menggunakan cairan disinfectant secara berkala.

Upaya lain yang dilakukan oleh PT KCI adalah menyediakan hand sanitizer di setiap loket pembelian tiket dan rangkaian kereta yang terletak di sambungan antargerbong tak jauh dari kursi-kursi prioritas. Pos kesehatan juga disediakan oleh PT KCI di 30 stasiun yang dapat digunakan untuk memberikan pertolong pertama jika ada penumpang yang sakit.

TransJakarta

Sama seperti MRT Jakarta dan Commuter Line, TransJakarta juga menyediakan hand sanitizer di 80 halte sebagai salah satu upaya meminimalisir penyebaran virus corona. Tak ketinggalan sosialisasi mengenai physical distancing dan himbauan untuk menjaga kebersihan lewat rajin cuci tangan gentar digaungkan oleh PT TransJakarta.

Physical distancing pun tak hanya berlaku di halte, tetapi juga diterapkan saat di dalam bus. Hal ini ditandai dengan formasi kursi yang dibuat sedemikian rupa agak tetap berjarak.

Jadi itulah upaya-upaya yang dilakukan transportasi umum dalam menekan penyebaran virus COVID-19. Yuk kita patuhi dan tetap #dirumahaja jika tidak keperluan yang mendesak.

Untuk teman-teman yang masih bekerja di kantor, semangat! Jangan lupa terapkan physical distancing dan selalu jaga kebersihan. Untuk teman-teman yang sudah #dirumahaja, biar nggak bosen boleh lho olahraga sebentar supaya kancing baju nggak ikut-ikutan physical distancing.

Kalau sudah ikhtiar, jangan lupa berdoa juga ya supa pandemi ini cepat selesai dan kita bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Jadi, siapa yang kangen desak-desakan di KRL?

Hmm, kayaknya nggak ada, ya. OK deh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *